Token Kripto Berbasis AI Patut Diperhatikan di Tengah Rencana Aksi AI Amerika dan Potensi Musim Altcoin
Token kripto berbasis Artificial Intelligence (AI) mengalami pelemahan setelah mencatat tren kenaikan beberapa hari terakhir. Koreksi pasar yang lebih luas menahan laju pemulihan Bittensor (TAO), Artificial Superintelligence Alliance (FET), dan Internet Computer (ICP), sehingga menunda potensi reli breakout yang sempat terbentuk. Kondisi ini menjadi jeda sementara menjelang potensi musim altcoin yang semakin dekat.
Dari sisi kebijakan, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani tiga executive order sebagai bagian dari “America’s AI Action Plan” pada Rabu lalu untuk mempercepat pengembangan teknologi kecerdasan buatan di negaranya. Dalam KTT AI di Washington, Trump menegaskan bahwa Amerika adalah negara yang memulai perlombaan AI dan berkomitmen untuk memenangkannya. Langkah ini menandai dorongan besar bagi inovasi teknologi yang berpotensi memberi sentimen positif pada token kripto berbasis AI.
Secara teknikal, Bittensor (TAO) melemah lebih dari 1% pada perdagangan Kamis, melanjutkan penurunan 6% dari Rabu. Meski begitu, token ini masih bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 200-hari serta level psikologis US$400 pada grafik harian. TAO tengah menguji level Fibonacci 61,8% di US$422, ditarik dari puncak US$748 pada 5 Desember hingga titik terendah US$167 pada 7 April. Penutupan di bawah level ini dapat memperpanjang penurunan hingga mendekati EMA 50-hari di sekitar US$382.
EMA 50-hari juga baru saja membentuk pola Golden Cross dengan EMA 200-hari pada Minggu lalu, yang secara historis sering menjadi sinyal beli bagi investor yang menunggu momentum. Namun, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan tren penurunan, dengan histogram bar merah yang semakin dalam di bawah garis nol. Jika tekanan ini berlanjut, potensi sinyal pembalikan bisa muncul.
Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) berada di level 57, mundur dari area jenuh beli. Hal ini menunjukkan tekanan beli mulai melemah, sehingga ruang koreksi masih terbuka. Meski demikian, kombinasi fundamental berupa dukungan kebijakan pemerintah AS terhadap AI dan faktor teknikal jangka menengah memberi peluang bagi token AI untuk kembali menjadi pemimpin reli di musim altcoin berikutnya.
Dengan latar belakang dorongan politik terhadap teknologi AI dan antisipasi investor terhadap musim altcoin, token seperti TAO, FET, dan ICP layak masuk dalam radar pelaku pasar. Meski volatilitas tetap tinggi, prospek jangka panjang token AI terlihat menjanjikan, terutama jika sentimen global terhadap kecerdasan buatan terus menguat.
Source: Fxstreet
Komentar
Posting Komentar