Menjelang Pernyataan Powell, Pasar Kripto Beralih ke Mode Aman


Pasar kripto bergerak dengan sikap defensif menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve. Pada Selasa, 27 Januari, Bitcoin masih tertahan di bawah area psikologis USD 90.000 dan cenderung bergerak sideways, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar yang enggan mengambil risiko besar sebelum arah kebijakan The Fed menjadi lebih jelas.

Dalam pembaruan terakhir, Bitcoin diperdagangkan di kisaran USD 89.030, menguat sekitar 1,33% dibandingkan penutupan sebelumnya. Meski mencatat kenaikan, momentum Bitcoin belum menunjukkan dorongan agresif seperti yang biasanya terlihat pada reli aset lindung nilai. Pergerakan ini menegaskan bahwa penguatan yang terjadi lebih bersifat teknikal dan defensif, bukan didorong oleh lonjakan kepercayaan investor secara luas.

Kontras terlihat jelas jika dibandingkan dengan pasar logam mulia. Emas dan perak mengalami reli kuat seiring meningkatnya permintaan lindung nilai di tengah ketidakpastian global. Sebaliknya, kripto justru berada dalam fase wait-and-see. Investor masih menimbang apakah kondisi likuiditas dan arah suku bunga ke depan akan cukup mendukung aset berisiko, termasuk aset digital, dalam waktu dekat.

Fokus utama pasar kini tertuju pada pertemuan Federal Reserve dan, secara khusus, nada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers. Meskipun suku bunga secara luas diperkirakan akan ditahan, perubahan kecil dalam nada kebijakan—baik lebih hawkish maupun dovish—dapat dengan cepat menggeser selera risiko pasar. Dalam konteks ini, pasar kripto dikenal sangat responsif terhadap sinyal kebijakan moneter AS.

Di segmen altcoin, pergerakan harga juga relatif terbatas dan mengikuti pola kehati-hatian yang sama. Ethereum naik ke level USD 3.008,61 atau menguat 3,15%, sementara XRP berada di sekitar USD 1,92 dengan kenaikan 1,05%. Solana menguat ke USD 126,47 (+1,97%), Cardano naik ke USD 0,3582 (+1,52%), dan Dogecoin juga mencatat kenaikan ke USD 0,12537 (+2,66%). Secara keseluruhan, pasar altcoin masih bergerak moderat, menunggu katalis yang lebih kuat dari arah kebijakan moneter global.

Source: Newsmaker.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini